bitcoin

bitcoinker

Sunday, October 31, 2010

Mantan Kekasih Minta Kembali, Terima atau Tolak?

ALANGKAH baiknya jika Anda dan si dia bisa mengakhiri hubungan dengan jalan bahagia. Namun, tak sedikit pasangan terpaksa putus karena berbagai sebab. Tentu sulit memutuskan hubungan emosional yang sudah kuat.

Sang mantan kekasih tiba-tiba datang kembali ke kehidupan Anda. Nyata ia katakan masih mencintai Anda dan ingin merajut kembali kisah asmara seperti dulu.

Kalau Anda berada pada situasi sulit seperti ini, Anda harus memberikan respons tegas. Anda harus hati-hati mempertimbangkan rencana masa depan ketimbang tetap mempertahankannya sebagai kekasih.

Menerima cinta kembali: pria vs wanita

Kepercayaan umum mengatakan bahwa wanita cenderung lebih berpegang pada perasaan dalam urusan cinta. Namun, Cosmopolitan melaporkan fakta sebaliknya, di mana sebanyak 50 persen pria mengakui masih menyimpan perasaan kepada mantan kekasihnya sementara hanya 27 persen wanita mengatakan demikian.

Ini artinya, wanita secara statistik lebih mungkin untuk menolak kembali cinta mantan kekasih. Kalau Anda merasa tidak yakin dengan temuan tersebut, siapkan terlebih dahulu berbagai respon untuk menyiasati situasi berpotensi tidak nyaman.

Pertimbangkan motifnya

Sebelum Anda kembali ke pelukan mantan kekasih, pikirkan masak-masak mengapa ia tiba-tiba mengatakan ingin kembali. Ada kemungkinan dia adalah pria baik yang tulus mencintai Anda atau sebaliknya, ia mungkin memiliki motif tersembunyi.

Bersikaplah logis dan kritis saat mempertimbangkan motivasi di balik pernyataan cintanya untuk memastikan bahwa Anda tidak jatuh di lubang yang sama atau menghadapi kerumitan yang sama.





Pertimbangkan alasan Anda putus cinta
Keinginan besar untuk kembali ke mantan kekasih terjadi jika Anda masih mempertahankan keterikatan emosional dengannya. Sebelum terjebak dalam situasi demikian, pikirkan benar soal keadaan yang memisahkan Anda berdua. Kalau masalah yang membelit hubungan bagaikan benang kusut yang tak bisa diurai, maka tak perlu kembali ke cinta masa lalu.

Menghindar bukan jawaban

Jika mantan kekasih bukan lagi pria atau wanita yang Anda cintai, Anda mungkin tergoda ingin melemahkan emosinya dengan menghindar. Memang, tindakan ini paling mudah dilakukan karena mencegah Anda untuk tidak berurusan dengan situasi tidak nyaman.

Namun, masalah tak akan selesai dengan jalan menghindari. Alih-alih menghindari masalah, bicara padanya agar perasaan Anda berdua semakin jelas.

Kejujuran adalah langkah terbaik

Anda tidak ingin melukai perasaan seseorang yang dulu pernah sangat mencintai, tapi Anda juga tidak ingin ia menguasai hari-hari Anda. Setelah meluangkan waktu sendiri untuk mempertimbangkan keinginannya untuk kembali, berbagilah perasaan Anda dengannya.

Jika ternyata Anda tidak mencintainya dan tidak ingin merajut kasih kembali, biarkan segala sesuatu jelas. Gambarkan masalah dengan baik dan berusahalah untuk mengambil sikap nyata agar Anda berdua tak akan terlibat kesulitan serupa di masa depan.

(okezone)

Rahasia di Balik Sikap Diam Pria


ISTILAH “pria berasal dari planet Mars dan wanita berasal dari Venus” tak asing terdengar ketika membahas perbedaan yang terdapat di antara keduanya. Salah satunya berbicara mengenai perasaan.

Ternyata, kaum pria memiliki kesulitan dalam mengekspresikan diri dibandingkan wanita. Pria juga sulit mengungkapkan isi hati kepada wanita, seperti mengucapkan kalimat sakit “I love you”.

Tahukah Anda, pria punya alasan pribadi tak bisa mengumbar kata cinta. Pasalnya, pria membutuhkan upaya besar saat mengucapkannya pada Anda. Berbeda dengan wanita yang terkadang cukup spontan mengatakan rasa sayang kepada orang yang dikasihi.

Demikian pula yang terjadi dalam sebuah pertengkaran. Wanita cenderung suka meluapkan emosi saat pertengkaran terjadi, sementara pria cenderung ingin melewatkan perselisihan dengan mengatakan, “Mari kita bicara sejenak!”

Menyimak karakter pria dan wanita yang berbeda, Allwomanstalk menyingkap rahasia di balik sikap diam pria, di antaranya:

Pria enggan berbicara karena takut mengatakan sesuatu yang salah

Sebagian besar pria terkadang berpikir dengan mengungkapkan perasaan, mereka bisa membuat pasangan terluka. Menurut mereka, jika terus menyuarakan isi hati, mungkin ini adalah hal yang salah dan bisa menempatkan mereka dalam banyak masalah. Itu sebabnya, mereka bungkam seribu bahasa.

Sebagai solusinya, memberi mereka sejenak waktu luang pascaperselisihan merupakan ide baik yang harus Anda coba. Ingatlah, bahwa pria cenderung mengungkapkan perasaan mereka melalui tindakan lebih daripada melalui kata-kata.





Pria mengekpresikan perasaan melalui tindakan bukan kata-kata

Ketika kekasih mempersembahkan seikat bunga mawar yang dikirim ke kantor Anda, ini merupakan salah satu cara pasangan mengatakan bahwa dia selalu memikirkan Anda. Ketika akhir pekan tiba dan pasangan telah membuat jadwal kencan yang romantis, ini artinya pasangan ingin bersama Anda dalam waktu yang cukup lama. Ketika pasangan melihat mobil Anda rusak dan membawanya ke bengkel, ini pun berarti bahwa ia peduli akan keselamatan Anda. Bagi para pria, tindakan lebih nyata dibandingkan dengan sejuta kata–kata cinta untuk mengungkapkan rasa cinta. Sayangnya, kaum hawa selalu menunggu kata-kata cinta terucap dari bibir pasangan setiap hari.

Jika Anda masih berpikiran demikian, Anda tak perlu menunggu pernyataan cinta dari pasangan setiap hari. Anda cukup memerhatikan tindakan dan sikapnya yang hangat, karena ini akan memberitahu Anda apa yang dirasakannya.

(okezone)

Jadi Pria Romantis? Inilah Rahasianya!

SETIAP wanita selalu mendambakan sosok pria romantis dan penuh perhatian. Karenanya, pria pun dituntut memiliki keahlian dalam mengemas setiap momen agar terlihat luar biasa.

Ingin menjadi romantis untuk si dia? Simak rahasia menjadi pria romantis, seperti dilansir dari Lovingyou.

Cobalah memahami lebih dalam sisi wanita

Tidak selamanya pria bisa mengerti dengan jelas apa yang diinginkan seorang wanita. Karena itu, belajarlah memperlakukannya semanis mungkin, terutama saat si dia sedang datang bulan. Otomatis dengan hal seperti itu, pasangan semakin mengerti bahwa Anda memerhatikanya.

Tahan emosi Anda dan gantilah dengan sikap pengertian

Kaum adam cenderung tak cukup pintar dalam urusan menahan emosi. Tapi jika Anda benar-benar menyayangi pasangan, sudah saatnya mengubah sifat itu dan menggantinya dengan sikap pengertian. Lakukanlah dengan sepenuh hati, niscaya pasangan semakin jatuh hati pada Anda.





Candle light dinner di kafe favorit

Kejutan manis bisa membuat Anda tampak seperti pria romantis. Atur waktu yang tepat dan berikan setangkai mawar merah sebelum memulai candle light dinner. Hal itu menjadi sesuatu yang sangat romantis di mata kekasih. Apalagi jika kalian menikmatiya di bawah cahaya rembulan.

Ungkapkan perasaan melalui puisi-puisi cinta

Anda mungkin tak perlu melakukan hal ini setiap hari. Tapi Anda bisa mengungkapkan isi hati saat merindukan kekasih atau saat momen tertentu melalui sebuah puisi. Ini menjadi pengalaman menyenangkan baginya, sekaligus mempermanis kisah cinta berdua.

Peluk dan sentuhlah dia


Sentuhan dan pelukan sering menorehkan kenangan yang tak terlupa dalam
kisah asmara. Jika Anda ingin meraih perhatian si dia, tak ada salahnya memberikan sebuah pelukan hangat dan menyentuh jemari tangannya dengan lembut. Buat pasangan senyaman mungkin dengan perlakuan Anda yang istimewa. Selamat mencoba!
(okezone)

Spanyol Adakan Kejuaraan Tidur Siang


MADRID - Kejuaraan di Madrid, Spanyol, yang satu ini terbilang unik, yakni lomba tidur siang. Perlombaan ini merupakan yang pertama kalinya.

Kategori pemenangnya adalah peserta dengan tidur paling baik dan membantu menghidupkan kembali tradisi tidur siang setelah makan siang.

Peserta dimonitor ketika mereka berbaring di sofa berwarna biru, di tengah arena pusat perbelanjaan selama 20 menit. Sebagian peserta mengenakan piyama, lainnya mengenakan masker mata atau menutup wajah mereka dengan jaket.

Kompetisi ini juga menggunakan monitor jantung yang dipasangkan di tubuh mereka. Pemenangnya adalah mereka yang berhasil untuk tidur selama 20 menit akan diberikan poin sebesar 20 ribu poin.

Peserta yang tidur paling sebentar akan mendapatkan poin paling sedikit. Tetapi juri juga akan memberikan penilaian untuk posisi tidur, serta dengkuran yang paling keras dan juga kostum yang dikenakan.

Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Asosiasi Nasional Tidur Siang, dilaksanakan mulai sejak Kamis 14 Oktober dan akan berakhir Sabtu 23 Oktober ini.

Pantia telah menyiapkan hadiah sebesar USD1.400 atau sekira Rp12,5 juta.





"Misi dari kejuaraan ini adalah untuk menyebarkan ide bahwa tidur siang adalah sesuatu milik kita yang harus dipertahankan dan dilakukan, karena itu sangat menyehatkan," ujar asosiasi melalui situs resmi mereka.

Kompetisi ini digelar dalam delapan ronde per harinya, dengan melibatkan lima peserta yang berbaring di atas sofa yang disusun pararel.

"Kami khawatir bahwa orang-orang mungkin akan mempermalukan diri mereka sendiri, tapi rata-rata peserta yang ikut setiap harinya mencapai 50 orang," ujar juru bicara asosiasi Alvaro Vidal seperti dilansir AFP, Jumat (22/10/2010).

jika kejuaraan tidur siang ini sukses, mereka berencana untuk kembali menggelar acara ini di masa mendatang. Rencananya, perhelatan itu akan digelar di luar Spanyol.
(okezone)

Kurangi Sampah Plastik, Stop Global Warming


GLOBAL warming telah memberikan dampak pada berbagai aspek kehidupan manusia. Yang paling terlihat ialah alam. Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mengurangi efek global warming ialah dengan diet kantong plastik.

Di beberapa Negara bagian Amerika Serikat, telah dibuat undang-undang mengenai pembatasan kantong plastik. LSM peduli lingkungan mendorong pemerintah negara setempat untuk melarang penggunaan kantong plastik sebagai kantong belanjaan.

Tanpa disadari, penggunaan kantong plastik yang berlebihan akan mendorong semakin banyaknya limbah atau sampah plastik yang tidak dapat diurai oleh lingkungan secara alami. Hal ini bisa berakibat pada kerusakan lingkungan secara permanen. Oleh sebab itu, Greeneration Indonesia bersama Circle K berkomitmen untuk terus mendorong konsumen menjadi lebih bijak dalam menggunakan kantong plastik.

Greeneration Indonesia bekerjasama dengan Cirkle K meluncurkan program diet kantong plastik. Peluncuran program tersebut dilakukan di outlet Cirkle K Jalan Ir H Djuanda dan dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf.

Program tersebut berlangsung sejak 31 Oktober-30 November mendatang di outlet Cirkle K di seluruh Indonesia. Dalam program itu, seluruh konsumen diajak mengurangi penggunaan kantong plastik dengan membawa kantong plastik sendiri.

Cirkle K sendiri dipilih selain karena komitmen terhadap lingkungan juga citranya sebagai convenience store. Yaitu, retail berkonsep moderen yang mengedepankan kenyamanan, kerapihan, dan keramahan.

Dalam launching program tersebut, tampak sesosok orang berbaju tumpukan sampah plastik di Taman Pramuka, Jalan RE Martadinata, Minggu (31/10/2010). Sosok "monster sampah plastik" itu belakangan diketahui bernama Saka, seorang pencinta lingkungan.





Director Greeneration Indonesia, Mohammad Bijaksana Junerosano mengatakan, "Monster Sampah plastik itu sengaja diciptakan untuk mengingatkan masyarakat bahwa jumlah sampah kantong kresek (kantong plastik) yang dipakai setiap orang per hari, kira-kira setebal yang dipakai Monster Sampah plastik."

"Berdasarkan penelitian dari berbagai kawasan di dunia, kami rata-ratakan setiap orang itu menggunakan kantong kresek dan dibuangnya sebanyak 350 lembar per tahun," tutupnya.

Untuk diketahui, Program Diet Kantong Plastik sendiri merupakan bagian dari program besar, RED GOES GREEN. Di mana Diet Kantong Plastik merupakan tahapan awal dari rangkaian kegiatan ramah lingkungan.

Program-program yang dirancang ke depan berkaitan dengan kegiatan-kegiatan rehabilitasi lingkungan, yang menegaskan komitmen Circle K bersama Greeneration untuk memperbaiki lingkungan.

(okezone)

Windows Phone 7 is the real Facebook phone


When Microsoft and Facebook announced that they were partnering to integrate Facebook and Bing for social network-powered search, it confirmed something I thought Monday: Windows Phone 7 is the real Facebook phone.
 
I don't know whether Facebook has a secret team working on a phone where they control the OS. But the company don't need one. It's already deeply integrated into Android and iOS. Now with the Microsoft partnership, it's tied to the most socially optimized smartphone ever brought to the market.

"This is, I think, one of the most exciting partnerships we've done on the platform so far," Facebook CEO Mark Zuckerberg said at the Bing announcement Wednesday. "Our view is that over the next five years we expect that almost every industry is going to be disrupted by someone building a great product that's deep in whatever area that industry is, plus is extremely socially integrated."

The first Windows Phone 7 handsets are due in stores November. The OS is Microsoft's complete do-over on mobile, after its predecessor Windows Mobile tanked in popularity and market share in the wake of more consumer-savvy handsets such as Apple's iPhone and Google's Android-powered smartphones.

Every aspect of Windows Phone 7 is geared to social networks: phone, contacts, gaming, photos, even Office. Focusing the phone around Hubs doesn't just mean that local client apps and cloud apps are grouped next to each other. It means that the local client and cloud work together.

Microsoft tried to explicitly build a social networking phone featuring Facebook, Twitter, Flickr and MySpace with the Kin. The Kin failed and was killed by Microsoft, mostly because it wasn't a full-featured smartphone (it was a fork of Windows Phone 7), but required a smartphone's data plan.

The Kin's cloud-backed social and sharing components lived on in Windows Phone 7. They were always there. Only now, Flickr and MySpace are nowhere to be found.

Even before the Bing announcement, Facebook was a conspicuous part of the WP7 presentation. Microsoft's Joe Belfiore outlined a scenario where users could take a photo on their phone that's then uploaded to Facebook automatically, without even opening the Facebook app.

In the press release for WP7, Microsoft notes that "the customizable Start screen with Live Tiles provides real-time updates so you can keep tabs on the latest weather forecast, your favorite band, a friend's Facebook page and more, all with just one glimpse" [emphasis added].

That wasn't an accident. The Facebook-Bing partnership was already happening.

It's the exact strategy that Zuckerberg outlined in his interview with Michael Arrington, where he explained why Facebook wasn't building its own phone.

Zuckerberg only made an offhand reference to WP7 in that interview: "If Windows Phone 7 takes off, then I'm sure we'll put resources on that." But he added, with reference to their efforts with the iPhone and Android, "The question is, what could we do if we also started hacking at a deeper level, and that is a lot of the stuff that we're thinking about."





In order to do that, Zuckerberg explained, you need to find a company that was willing to incorporate social networking from the operating system up -- not just adding a layer on top of it was already doing, but making that the focus of the device and its services.

At least one of those companies is Microsoft.
"We started thinking what would social search look like, and we started looking around for partners," Zuckerberg said. "Microsoft really is the underdog here and they really are incentivized to try new things."

He was talking about search, but he may as well have been talking about phones.

Microsoft may be the underdog in search and phones, but it's actually been ahead of the curve in terms of incorporating social layers into its products. The Zune had song and photo sharing between devices over Wi-Fi before the iPhone was even announced.

But that was a closed network, limited to just Zune-to-Zune, and later Zune-to-Xbox. In order to get outside of itself, Microsoft partnered with Facebook early on -- it still owns part of the company -- and Facebook helped shape Microsoft's social strategy.

Microsoft has been quietly building a social network without anyone actually noticing. Windows Live, Office Live, Xbox Live are all social networks where users work, share files and talk about media together. You use the same identity across all of those services on every Microsoft device.

Facebook is already embedded in all of them: It's built into Messenger, Hotmail and Outlook, and it's what powers part of the social dimension of Xbox Live. And Bing is already embedded in Facebook, in the form of maps and search results.

Now Facebook's information is embedded in Bing search. And search is one of just three buttons on every WP7 phone.
Consequently, Facebook's partnership with Bing isn't just about Google> It isn't just about "Like" results showing up when you search in a web browser on your PC.

It's about incorporating a social layer into media on every device in your household, from your phone to your set-top box. It's about making those devices smarter in how they communicate with each other and from one platform to another.

That's what stood out to me most at the Windows Phone 7 launch event. The Office people demonstrated how to use Windows Live to stream a PowerPoint presentation from a Windows PC to a Mac.
The Xbox people were showing how to chat about a Netflix movie with your Facebook friends on Xbox live. The hardware people were showing off a wide-angle HD webcam that will let families chat with families from their living rooms. Deep integration of devices, media and services -- using the cloud to power person-to-person interaction through voice, images and text.

If we think about Apple's attempt with Ping to bring a social layer to iTunes (which has been criticized, in part, because Apple didn't partner up with Facebook), Sony's idea of a multitasking television set or Twitter's plays to get on the television screen with Google TV, it's clear that that's where we're heading.

The only places where Microsoft and Facebook are "underdogs" are search and smartphones. When it comes to social networking and smart partnering with other companies -- including each other -- the two giants are way ahead of the field.
(cnn)

back to top