bitcoin

bitcoinker

Monday, November 15, 2010

Teknologi Hologram Mendekati Kenyataan

ARIZONA - Ilmuwan asal University of Arizona telah mengembangkan teknologi dimana suatu hari yang bisa digunakan untuk menyimpan sejumlah besar data dalam bentuk holografik.

Menurut salah satu ilmuwan Nasser Peyghambarian, substansi optik ini yang akan menawarkan aplikasi masa depan dalam bidang kedokteran dan manufaktur, serta dalam industri hiburan.

"Teknologi seperti komunikasi secara langsung dengan hologram sepertinya hanya ada di dalam film saja. Dan kami para ilmuwan mencoba membawanya keluar ke alam nyata," sebutnya, seperti dikutip Nature, Kamis (4/11/2010).

"Tapi sekarang kita telah menunjukkan bahwa menciptakan hologram dinamis dari ukuran dan resolusi seperti di film adalah sebuah kenyataan," tambahnya.


Nasser mengaku bahwa tantangan awal untuk mencapai kualitas hologram sejati telah berhasil diatasi ketika tim berhasil menciptakan material yang mampu merekam dan menampilkan gambar 3D dengan refresh rate dua detik.

Yang pasti, sistem prototipe 3D menurut Peyghambarian menangkap informasi dengan syuting sebuah objek dari berbagai sudut - menggunakan total 16 kamera yang masing-masing mengambil gambar objek setiap detik.





Gambar tadi, selanjutnya diolah menjadi data pixel holografik oleh komputer yang mengirim sinyal ke dua laser, yang kemudian menulis data ke materi rekaman.

Selama proses penulisan, kedua materi bergabung untuk menciptakan sebuah pola interferensi cahaya dan patch gelap dalam bahan rekaman. gambar 3D kemudian direkonstruksi dengan menembakkan cahaya lain di pola.

"Dalam hologram statis, sifat fisik dari bahan rekaman secara permanen diubah oleh pola interferensi, sehingga gambar tidak pernah bisa segar," kata Nasser.
(okezone)

Ditemukan, Sistem Perbintangan 'Menyerupai Permainan Biliar'

LONDON - Para ahli astronomi menemukan sebuah sistem perbintangan tak lazim yang terlihat seperti permainan biliar.

Para ahli dari Warwick University dan Shefield University menjadi bagian dari konsorsium internasional yang memainkan peran penting dalam menemukan sistem perbintangan tersebut. Demikian seperti yang dikutip dari Telegraph, Rabu (10/11/2010).

Sistem perbintangan yang baru ditemukan tersebut disebut sebagai NN Serpentis, yang berjarak 1.670 tahun cahaya dari Bumi. NN Serpentis sebenarnya adalah sebuah sistem perbintangan yang terdiri dari dua bintang; bintang kecil merah dan bintang kecil putih, yang mana saling mengorbit satu sama lain secara berdekatan.

Posisi Bumi sejajar dengan sistem planet tersebut, jadi para ahli astronomi bisa melihat kedua bintang tersebut setiap 187 menit.

Para ahli astronomi ini bisa menggunakan gerhana-gerhana dari kedua bintang tersebut untuk menandai sebuah pola yang tidak teratur dari kedua itu dan bisa mendemonstrasikan bahwa pola tersebut terjadi karena adanya pengaruh gravitasi dari dua planet gas raksasa yang mengorbit kedua bintang tersebut.





Profesor Tom Marsh dari Department of Physics, University of Warwick mengatakan bahwa dua planet gas raksasa tersebut memiliki massa yang berbeda tapi mungkin secara kasar mereka memiliki ukuran yang sama satu dengan yang lain, dan faktanya mungkin juga ukuran planet tersebut sama dengan ukuran bintang merah kecil tempat mereka mengorbit.

"Jika mereka mengikuti pola yang kita lihat di sistem perbintangan dengan dominasi warna kuning dan biru maka susah dihindari imej dari sistem perbintangan ini seperti sebuah permainan biliar raksasa, dengan bola merah, bola dengan dua warna, dan bola putih," ujar Marsh.

Profesor Vik Dhillon dari University of Sheffield mengatakan jika planet-planet ini lahir bersamaan dengan bintang induk mereka maka planet-planet tersebut pasti selamat dari peristiwa jutaan tahun yang lalu, dimana bintang intinya mengembang menjadi bintang merah, menyebabkan bintang satu lagi mendekat dengan jarak yang sangat tipis, juga menyebabkan kekacauan dari sistem orbit planet-planet nya.

Hasil penelitian ini sepenuhnya diterbitkan di jurnal Astronomy and Astrophysics.
(okezone)

Burung Gagak dapat Bedakan Gender Manusia

TOKYO - Burung gagak dapat bedakan antara wajah pria dengan wanita, menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Jepang.

Beberapa percobaan telah membuktikan bahwa burung gagak memiliki kemampuan untuk membedakan foto pria dan foto wanita. Demikian seperti yang dikutip dari Telegraph, Minggu (14/11/2010).

Penelitian tersebut melibatkan emapt ekor burung gagak hutan, jenis yang biasanya ditemukan di kota-kota Jepang. Setelah para ilmuwan menunjukkan ke empat ekor gagak tersebut beberapa foto berwarna dari manusia dengan rambut yang disembunyikan, sepasang dari burung gagak tersebut dilatih untuk bisa membedakan wajah pria, dan sepasang gagak lainnya dilatih untuk bisa membedakan wajah wanita. Sebagai bagian dari pelatihan tersebut, masing-masing dari burung gagak tersebut mendapat hadiah keju apabila mereka memilih jawaban yang benar.

Ketika eksperimen tersebut menambah dengan foto-foto pria dan wanita yang baru, serta menukarnya, tiga dari emapt gagak tersebut menunjuk foto gender yang tepat dengan tingkat akurasi 100 persen, dan gagak keempat memilih jawaban benar dengan perbandingan tujuh dari sepuluh.





Penelitian tersebut diprakarsai oleh Bezawork Afework, seorangdoktor dari Ethopia yang berbasis di United Graduate School of Agricultural Science di Tokyo University of Agriculture.

Temuan ini disambut baik oleh para penata kota dan ahli lingkungan, yang sebelumnya bertanya-tanya mengapa manusia dan gagak bisa hidup berdampingan secara harmonis di daerah urban.
(okezone)

Resiko Tersembunyi Dibalik Minuman Berenergi

Minuman berenergi sangatlah populer tapi masing-masing kaleng/gelas dari minuman tersebut memiliki kadar kafein yang lebih tinggi dari secangkir kopi. Setidaknya itu kesimpulan yang diambil dari sebuah penelitian.

Sebagai tambahan, kafein yang yang terkandung tersebut dapat saja dicampur dengan kandungan lain yang dapat menyebabkan resiko. Demikian seperti yang dikutip dari Reuters, Senin (15/11/2010).

"Yang kita ketahui bahwa rata-rata minuman berenergi memiliki kandungan gula yang lebih dari secangkir gula, dan kafein yang lebih banyak dari secangkir kopi," ujar John Higgins dari University of Texas Medical School di Houston, yang memimpin sebuah studi yang ada di Mayo Clinic Proceedings bulan ini.

Kadar kafein yang ada di minuman berenergi adalah dari 70 sampai 200 mg per 16 ons. Sebagai perbandingan, 8 ons cangkir kopi bisa mengandung antara 40 sampai 150 mg kafein, tergantung
dari bagaimana pembuatannya.





"Bagaimana komposisi ramuan minuman berenergi kadang tidak disebutkan di labelnya, seperti herbal stimulant guaranan, amino acid taurine, vitamin dan mineral yang mungkin bisa berinteraksi dengan kafein yang ada," kata Higgins.

Yang jadi perhatian adalah bagaimana interaksi dari zat-zat tersebut bisa mengakibatkan naiknya tekanan darah, gangguan jantung, bahkan kesehatan mental, apabila dikonsumsi dalam jumlah yang besar, dicampur dengan alkohol. John Higgins dan para koleganya mengulas literatur medis mengenai minuman berenergi beserta kadarnya antara tahun 1976 dan 2010.
(okezone)

Monday, November 1, 2010

Asal Usul Komodo Dragon Terungkap


SYDNEY - Para peneliti meyakini komodo dragon, yang merupakan spesies hewan reptil terbesar di dunia, berkembang di Australia dan menyebar ke wilayah Indonesia yang kini menjadi 'rumah' mereka.

Di waktu lampau, para peneliti menduga komodo dragon atau yang dikenal dengan nama latin varanus komodoensis berkembang biak di wilayah kecil yang terisolir di sebuah pulau di Indonesia.

Mereka terus berkembang dan membesarkan struktur tubuh mereka sebagai respons terhadap kelemahan mereka dalam berkompetisi dengan hewan predator lain atau pemburu pada masa itu.

Setelah tiga tahun berlalu, tim ilmuwan internasional menemukan sejumlah besar fosil Komodo dragon yang berasal dari wilayah timur Australia yang berumur sekira 300 ributahun hingga empat juta tahun lalu.





"Ketika kami membandingkan fosil yang ditemukan dengan tulang pada komodo dragon yang masih hidup sekarang, keduanya sangat identik," kata peneliti Scott Hocknull dari Queensland Museum Australia seperti dikutip dari Live Science, Rabu (7/10/2009).

Selama empat juta tahun, Australia telah menjadi rumah bagi reptil raksasa tersebut, termasuk juga Komodo megalenia yang berukuran lima meter dan punah sekira 40 ributahun lalu, pernah mendiami wilayah Australia.

"Sekarang kita bisa bilang bahwa Australia juga merupakan tempat kelahiran komodo dragon," kata Hocknull.

Para peneliti menyebutkan, nenek moyang Komodo dragon kemungkinan besar berkembang biak di Australia dan populasinya menyebar hingga Pulau Flores di Indonesia sekira 900 ribu tahun lalu.

Hasil perbandingan antara fosil dan komodo dragons yang masih hidup di wilayah Flores memperlihatkan bahwa ukuran tubuh reptil tersebut tidak berubah.
(okezone)

Merpati Bunyikan "Alarm" Pada Sayap Saat Bahaya


LONDON - Setiap makhluk hidup memiliki kemampuan untuk mengenali tanda-tanda bahaya dengan cara masing-masing. Burung merpati, sebagai salah satu contohnya menggunakan kepakan sayap mereka untuk memberitahukan keadaan bahaya.

Hasil studi terbaru yang dilakukan Dr Robert Magrath dari Australian National University menyebutkan bahwa burung merpati bisa melindungi diri mereka dari bahaya dengan sempurna.

Mereka pun dibekali kemampuan untuk memberi peringatan tanda bahaya ini kepada burung lain dengan menghasilkan siulan tajam dan keras. Uniknya, siulan itu rupanya bukan berasal dari paruh atau mulut merpati melainkan dihasilkan oleh kepakan sayapnya.





Sekilas, mungkin merpati tidak nampak seperti hewan yang begitu pintar, namun mereka memiliki naluri yang cukup tajam untuk sebisa mungkin menyelamatkan kelompok mereka dari bahaya. Demikian keterangan yang dikutip dari Softpedia, Jumat (4/9/2009).

Keunikan sayap merpati ini memancing para ilmuwan untuk menyelidikinya lebih jauh lagi. Rupanya, bunyi siulan ini dihasilkan oleh sayap modifikasi alamiah yang istimewa. Uniknya, sayap ini hanya  mengeluarkan bunyi ketika burung dalam keadaan terancam.

Jadi, jika suatu hari Anda mendengar suara siulan Merpati, kemungkinan besar burung itu tengah dalam keadaan bahaya dan tengah memberitahukan teman-temannya untuk segera menyelamatkan diri.
(okezone)

back to top