bitcoin

bitcoinker

Monday, December 23, 2013

7 Tips Agar Baterai Smartphone Awet

Keberadaan smartphone sudah semakin umum dewasa ini. Kelengkapan fitur yang serba terhubung ke internet dan jejaring sosial membuat telepon genggam menjadi kebutuhan primer sehari-hari.

Keluhan yang sering terdengar dari pengguna smarphone biasanya soal daya tahan baterai. Terlalu cepat habis hingga baterai yang paling awet hanya setahun, lalu harus ganti yang baru.

Apakah memang smartphone jadi 'pelahap' energi? Adakah cara membuatnya lebih awet? Dikutip dari dailymail dan apple.com, coba perhatikan tips di bawah ini.  
1. Ketahui dengan baik berapa lama daya tahan baterai pada telepon genggam Anda. Artinya, harus tahu berapa kuat baterai bila telepon digunakan terus-menerus, dan berapa lama waktu siaga (standby). Dengan memahami hal ini, Anda bisa tahu kapan saat yang tepat harus men-charge baterai.

2. Kapasitas baterai terbaik agar awet harus dalam batasan berikut: Upayakan baterai ada di atas posisi 50% dan di bawah 100%. Mengisi baterai telepon sebaiknya tidak sampai penuh (full) 100%.

3. Membiarkan telepon genggam dalam posisi charge walau sudah mencapai kondisi full akan memperlemah daya tahan baterai dengan cepat. Jadi, perhatikan saat Anda men-charge baterai telepon.

4. Optimalkan pengaturan pada telepon Anda. Contoh: Beberapa aplikasi harus berjalan dengan selalu terhubung ke internet seperti misalnya e-mail atau bahkan layanan GPS. Sebaiknya matikan bila tidak dipakai karena cepat menguras daya tahan baterai.

5. Gunakan Auto-Brightness agar telepon Anda bisa mengatur sendiri kondisi cahaya pada waktu dan tempat tertentu. Mengatur kecerahan layar pada tingkat tinggi memakan daya tahan baterai.

6. Banyak smartphone dilengkapi dengan fitur  "push" untuk sinkronisasi e-mail atau account pada internet. Gunakan manual sync agar bisa menghemat baterai.

7. Jika Anda berada pada daerah yang susah mendapat sinyal, gunakan Airplane Mode atau Flight Mode. Ponsel akan selalu mencari sinyal agar terhubung dengan jaringan, nah pada daerah tertentu hal ini membuat ponsel bekerja lebih keras. Akibatnya tentu saja membutuhkan energi lebih banyak dari baterai.



by apakabardunia

0 comments:

Post a Comment

back to top